MAJENE  

Anggaran Terbatas, Hanya 560 Pelaku Usaha di Majene Terima BLT

pelaku usaha di majene terima blt
Abdul Majid, kepala seksi koperasi, dinas koperindag Kabupaten Majene

MAJENE– masuk tahun 2022 Indonesia mengalami fase yang tak diinginkan oleh seluruh masyarakat, bagaimana tidak. Kebutuhan pokok semuanya naik hingga 50%. Hal ini tentu membuat masyarakat kewalahan.

Namun begitu Pemerintah pusat tidak tinggal diam, mereka melakukan langkah cepat untuk mengatasi kenaikan harga barang tersebut, dengan memberikan bantuan langsung tunai kepada pelaku usaha.

Baca Juga  Pemkab Majene Bantu GPIB Jemaat Immanuel Majene

Abdul majid selaku kepala seksi koperasi, dinas koperindag Kabupaten Majene saat ditemui awak media di ruang kerjanya, jumat (2/12/2022) mengatakan, sebenarnya pihaknya menginginkan semua pelaku usaha yang ada dI Majene dapat semua BLT, namun anggaran cukup terbatas.

Baca Juga  Dinkes Majene Sebut, Spot Kemah di Parang-parang Majene Sering Ditemukan Alat Kontrasepsi dan "Komix"

“Sehingga kami hanya memberi 560 pelaku usaha. Yang tersebar di delapan kecamatan, yaitu Kecamatan Banggae, Banggae Timur, Pamboang, sendana, Tubo, Malunda dan Ulumanda. Bantuan tersebut Akan kami salur beberapa tahap,” Ujarnya.

Menurut Madjid, Tahap pertama telah disalurkan di pendopo sebanyak 250 pelaku usaha yang ada di kecamatan Banggae dan Banggae Timur. “Untuk tahap kedua, akan kami menyalurkan di Kecamatan Tammerodo, sebanyak 234 pelaku usaha. Yang akan menjadi penerima Dari Kecamatan Tammerodo, Sendana, Tubo, Malunda dan Ulumanda. Semoga dengan Adanya bantuan ini dapat meringankan beban Masyarakat khususnya pelaku usaha,” pungkasnya. (Ilham)

Baca Juga  Remaja Putri di Galung Tengah Dilaporkan Hilang. Ada yang Lihat di Mamuju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *