Diduga Karena Tak Diizinkan Ikut Kegiatan Sekolah, Siswi SMP ini Nekad Akhiri Hidupnya

Nelayan majene tewas tersambar petir
Ilustrasi seseorang tewas. (foto: ist)

DENPASAR, Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Denpasar nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya, Selasa (1/2/2023). Siswi berinisial SR, 14, ditemukan tewas di rumahnya, kawasan Jalan Dauh Puri, Denpasar Barat. Diduga siswi ini nekad akhiri hidupnya karena tidak diiizinkan orang tuanya untuk mengikuti kegiatan sekolah. Ada pula ditemukan selembar kertas berisikan tulisan pesan kepada orang tua.

Baca Juga  Nelayan Anwar yang Hilang di Tinambung Ditemukan di Perairan Pangkep

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini diketahui pertama kali oleh sang ibunda,  sekitar pukul 19.45. Betapa terkejutnya ketika masuk ke kamar samg anak. Ternyata anaknya diketahui dalam kondisi tergantung masih memakai seragam sekolah.

Sang ibu berteriak histeris saat melihat anaknya. Lalu bergegas memutuskan tali dan menurunkan sang anak dan dibandingkan ke tempat tidur. Bersama tetangga, langsung di larikan ke RSAD di Jalan Sudirman, agar mendapat pertolongan.

Baca Juga  Warga Layonga Resah, Pencuri Kembali Beraksi. Kali Ini Laptop dan Uang Rp 1,5 Juta Lenyap

Nahas, dokter jaga IGD di RS tersebut menyatakan SR sudah meninggal dunia. Dikatakan, sang anak sebelum gantung diri menuliskan wasiat. “Kalau tidak salah, bunyinya meminta maaf kepada ibu, pun meminta agar ibunya jangan marah-marah. Selain itu diminta agar jasadnya jangan di bakar (diaben), melainkan di kubur agar bisa ditengok kuburannya,” papar sumber.

Baca Juga  Papua Diguncang Gempa 6,2 Magnitudo

Kepada wartawan, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadana membenarkan kabar duka ini. Senada dikatakan bahwa menurut informasi yang didapatnya, sang anak sempat menulis surat sebelum kejadian. “Motifnya diduga karena tidak diizinkan ikut kegiatan di sekolahnya. Terkait ini kami masih dalakukan pendalaman,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *