Direktur RSUD Majene Tanggapi Pemberitaan Dirinya Terkait Pengelolaan Dana BLUD

MAJENE, Direktur RSUD Kabupaten Majene, dr. Nurlinah, Sp.P menjawab dan mengklarifikasi terhadap pemberitaan dirinya di salah satu media online dalam kegiatan jumpa pers di Aula RSUD Majene, Senin (7/11/2022) dengan mengundang sejumlah wartawan.

Dalam klarifikasinya, dr. Nurlinah menyesalkan. media yang memuat berita tentang pengelolaan dana BLUD yang tidak mengkonfirmasi dirinya dan hanya menerima laporan sepihak.

Baca Juga  Petugas Keamanan RSUD Majene Adu Mulut dengan Pembesuk, Ada Apa?

Padahal, kata dokter ahli paru itu, selaku Direktur RSUD Majene, dia selalu siap memberikan penjelasan bila ada yang kurang berkenan dalam pengelolaan.

Adapun pengelolaan Dana BLUD Tahun 2022 sebesar Rp 37 milyar, lanjut dr. Nurlinah, itu merupakan target pendapatan pada tahun berjalan dimana dalam pengelolaan Anggaran dominan penggunaan anggaran lebih pada Pengembangan untuk pembiayaan jasa layanan medis dimana kita ketahui bahwa karyawan RSUD Majene kurang lebih 800 karyawan.

Baca Juga  Kejaksaan Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana BLUD RSUD Majene

Lebih lanjut dr. Nurlinah mengatakan, dari isu yang beredar tentang penggunaan Anggaran baik dari pengadaan obat-obatan dan Alat kesehatan, pihaknya sampaikan bahwa RSUD Majene sudah melakukan sesuai dengan aturan dasar permendagri no. 79 tahun 2018 tentang BLUD pasal 76 Dan 77, dimana jika sumber dana berasal dari BLUD maka dalam penggunaan Anggaran diberikan fleksibel untuk lebih mengutamakan Dan mempertahankan mutu pelayanan Dan keselamatan pasien. (Ilham)

Baca Juga  Viral di Medsos, Seorang Pasien di RSUD Majene Meninggal Diduga Karena Kelalaian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *