Tak Kunjung Diperhatikan Pemkab, Warga Pao Pao Polman Terpaksa Singkirkan Batu Longsor dengan Senso

Potong Batu dengan senso
Seorang warga memotong batu dengan senso

POLMAN, Aksi luar biasa dilakukan sejumlah warga desa Pao pao Kecamatan Alu Kabupaten Polman, Rabu (13/7/2022).

Bukan apanya, akibat tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Polman, sejumlah warga berinisiatif mengevakuasi longsoran batu yang sudah lama mengendap dan menghalangi aktivitas warga, terutama mobil pick up yang sehari-harinya lalu lalang mengangkut kambing untuk dikirim ke Kalimantan.

Hanya di Polman, alat berat tak kunjung datang senso pun bisa dimanfaatkan karena hanya itu jalan satu satunya bisa digunakan masyarakat membuka jalan yang tertutup longsoran berbentuk tanah dan batu besar yang jatuh dari tebing

Baca Juga  Truk Terparkir di Bahu Jalan Kembali Makan Korban, Seorang Mahasiswa Tewas di Poros Barru

Sarudding, warga dusun Rattematama desa Pao Pao datang dari Kalimantan setelah menjual ternak berupa kambing untuk disembelih memasuki idul Adha, pulang membawa mobilnya dan beberapa barang dibeli di Kalimantan tidak bisa melalui jalan menuju rumahnya.

Sehingga dirinya mengambil inisiatif memanggil warga untuk membuka reruntuhan jalan yang hari harinya dia lewati menggunakan betel dan senso.

Baca Juga  Nelayan Anwar yang Hilang di Tinambung Ditemukan di Perairan Pangkep

Sementara itu, kepala desa Pao Pao Hasan, S.Pd membenarkan kejadian ini saat dihubungi, Rabu (13/7.

Menurutnya, masyarakat berbondong bondong kerja bakti membersikan jalan yang tertutup longsor di jalan poros antar desa yang ada di desanya, karena salah satu warganya kembali dari Kalimantan menjual ternaknya dan pulang membawa barang, tidak bisa melintasi jalan tersebut, sehingga warga berbondong bondong membuka jalan yang tertutup longsoran yang sudah 15 hari menutup jalan.

Baca Juga  Detik-detik Warga Mamuju Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembatan Antang Makassar

Hasan sesalkan lambannya kinerja pemerintah, padahal ini sudah lama dijanjikan akan didatangkan alat berat. “Tapi sampai saat ini tak kunjung didatangkan,” ujarnya.

Selain itu, pemenang tender pembangunan jembatan di desa Pao Pao juga berjanji untuk membersihkan jalan tapi tak kunjung mendatangkan alat beratnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *