MAMUJU  

Terungkap, Motif Napi di Rutan Mamuju Nekad Akhiri Hidupnya

kasus bunuh diri rutan mamuju
Korban saat ditemukan tewas tergantung di kamar 4 Anggrek Rutan kelas II b Mamuju. (foto: ist)

MAMUJU – Mendapat laporan kepala rutan kelas II B Via telepon, Kapolresta Mamuju perintahkan gabungan piket fungsi melakukan olah TKP di Rutan kelas IIB Mamuju. Kamis (05/1/2023)

Diketahui, olah TKP tersebut dilakukan terkait adanya salah satu narapidana di rutan kelas IIB Mamuju telah gantung diri atas nama inisial ML alias KU

Saat ditemui Kapolresta Mamuju Kombes pol Iskandar membenarkan dirinya memerintahkan gabungan piket fungsi melakukan olah TKP Dirutan kelas IIB Mamuju terkait adanya salah satu narapidana ditemukan gantung diri dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Baca Juga  Musrenbang Kalumpang, Sutinah Sentil Soal Alokasi Dana Desa

“Dari hasil olah TKP ditemukan posisi mayat tergantung di dalam kamar mandi di kamar rutan anggrek No. 4 dan tali yang digunakan adalah tali rapiah dengan simpul tali yang digunakan simpul mati dan juga ditemukan cairan pada celana serta ditemukan mayat mengeluarkan air liur,” Papar Kapolresta Mamuju

Baca Juga  Ambulance Diserahkan, Bupati Mamuju Titip Pesan Moral yang Menohok: Jangan Lagi ....

“Sedangkan dari Hasil pemeriksaan forensik Biddokkes polda sulbar tanda-tanda yang ditemukan adalah jejas lilitan tali di bagian leher dan Lebam mayat, keluar sperma dan fases/ kotoran, Jari manis sebelah kanan hilang sepotong namun luka lama,” ungkap Iskandar

Baca Juga  Lapak Dagangan Semrawut, Pemkab Mamuju Tertibkan Pasar

Korban merupakan narapidana rutan kelas IIB dalam kasus 363 KUHPidana yang terjadi di wilayah Kab. Mamuju Tengah dan Korban diduga lakukan gantung diri karena mengalami depresi yang disebabkan istri korban meminta cerai. “Dari kejadian tersebut pihak dari keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dengan disertai membuat surat pernyataan dan mengikhlaskan kejadian tersebut,” jelas Kapolresta Mamuju. (hpm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *