Majene, KARABAO.ID – Memasuki bulan suci Ramadhan, banyak orang tua mulai membiasakan anak untuk belajar berpuasa. Namun tidak sedikit pula yang menghadapi situasi ketika anak mengalami batuk dan pilek saat menjalankan puasa.
Kondisi ini seringkali membuat orang tua, khususnya para bunda, merasa khawatir dan bingung: apakah anak tetap boleh berpuasa atau sebaiknya beristirahat terlebih dahulu?Batuk dan pilek merupakan salah satu keluhan kesehatan yang cukup sering dialami anak, terutama saat perubahan cuaca atau ketika daya tahan tubuh sedang menurun.
Dalam beberapa kasus, gejala ini tergolong ringan sehingga anak masih tampak aktif dan nafsu makan tetap baik. Namun pada kondisi tertentu, batuk pilek juga dapat disertai demam, lemas, atau penurunan nafsu makan yang membuat tubuh anak membutuhkan asupan cairan dan energi lebih sering.
Melalui video edukasi kesehatan kali ini, dokter spesialis anak dari RSUD Majene akan memberikan penjelasan kepada para orang tua mengenai kondisi batuk pilek pada anak yang masih memungkinkan untuk tetap berpuasa, serta tanda-tanda kapan anak sebaiknya tidak dipaksakan berpuasa demi menjaga kesehatannya.
Dengan memahami kondisi kesehatan anak secara tepat, orang tua dapat membantu memastikan ibadah puasa si kecil tetap berjalan dengan aman dan nyaman selama bulan Ramadhan.













