MAJENE, KARABAO.ID – Di bawah komando Rahmat Kartolo, jajaran Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengurus Cabang (Pengcab) Majene bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, sedikitnya 52 kepala keluarga (KK) terdampak dalam musibah tersebut. Sebanyak 29 rumah dilaporkan hangus terbakar hingga rata dengan tanah, lima unit rumah mengalami kerusakan berat, dan empat rumah lainnya rusak ringan.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam sekaligus kerugian material yang tidak sedikit bagi warga.
Ketua IOF Pengcab Majene, Rahmat Kartolo, mengatakan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen organisasi dalam aksi kemanusiaan.
“Kami hadir bukan hanya sebagai komunitas otomotif, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap sesama. IOF tidak hanya bergerak di bidang off-road, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Ketika ada saudara kita yang tertimpa musibah, sudah sepatutnya kita turun tangan,” ujar Rahmat.
Mengusung semangat IOF for Unity and Humanity (IOF untuk Persatuan dan Kemanusiaan), Rahmat menegaskan bahwa solidaritas dan kebersamaan adalah nilai utama yang terus dijaga oleh IOF.
Menurutnya, musibah kebakaran ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan empati di tengah masyarakat.
“Semangat kebersamaan harus selalu kita pupuk. Apalagi ini terjadi di bulan suci Ramadan. Seharusnya ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian, memperbanyak amal, dan saling membantu. Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang bagaimana kita hadir untuk meringankan beban orang lain,” tambahnya.
Dalam aksi sosial tersebut, IOF Pengcab Majene menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak para korban.
Bantuan diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah yang terdampak.
Rahmat juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta organisasi lainnya untuk bersama-sama membantu para korban agar dapat segera bangkit dari musibah.
“Kami berharap perhatian dan dukungan dari berbagai pihak terus mengalir. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi dan mereka tidak merasa sendiri menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Aksi cepat tanggap yang dilakukan IOF Pengcab Majene ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran komunitas off-road tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas kemanusiaan dapat melampaui latar belakang organisasi, terlebih di momen Ramadan yang penuh makna.
Dengan semangat persatuan dan kemanusiaan, IOF Pengcab Majene berkomitmen untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.













