RSUD Majene Gelar Monitoring dan Evaluasi Manajemen Risiko Bersama BPKP Sulawesi Barat

MAJENE, KARABAO.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi manajemen risiko pada Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD Majene tersebut berjalan lancar dan diikuti oleh jajaran manajemen rumah sakit serta tim pendamping dari **Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat penerapan manajemen risiko di lingkungan rumah sakit sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Bulan Ramadhan, Enam Kabupaten Serentak Lakukan Pasar Murah

Dalam kesempatan tersebut, tim dari BPKP memberikan pendampingan sekaligus arahan strategis terkait penguatan sistem pengendalian intern serta pengelolaan risiko di sektor pelayanan kesehatan.

Pendampingan ini diharapkan mampu mendorong RSUD Majene untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memastikan setiap proses pelayanan berjalan sesuai standar dan prinsip tata kelola yang baik.

Baca Juga  Warga Resah, Pantai di Majene Diduga Kerap Dijadikan Tempat Mesum

Manajemen RSUD Majene menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh BPKP. Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem manajemen rumah sakit, khususnya dalam mengidentifikasi potensi risiko serta merumuskan langkah mitigasi yang tepat.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, RSUD Majene berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Majene Peringati Tragedi Pembantaian Galung Lombok 1947, Teguhkan Ingatan Sejarah dan Nilai Kemanusiaan

Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah strategis rumah sakit dalam mewujudkan pelayanan yang aman, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

Ke depan, sinergi antara RSUD Majene dan BPKP diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung peningkatan tata kelola organisasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *