Tegas dan Tajam

Unsulbar Klarifikasi Temuan BPK soal Aset Mebelair Rp818 Juta yang Diduga Hilang

MAJENE, KARABAO.ID — Perwakilan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) memberikan klarifikasi resmi terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai aset mebelair senilai Rp818 juta yang sebelumnya diduga raib.

Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Unsulbar, Arifan, menyampaikan bahwa temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan lama, yakni pada tahun 2020, dan bukan terjadi pada masa kepemimpinan saat ini.

Baca Juga  Sinergi Unsulbar & UDD PMI Polewali Mandar Gelar Donor Darah

“Temuan itu bukan di masa kami. Saat pemeriksaan dilakukan, baik saya maupun rektor yang menjabat sekarang belum berada di posisi ini,” ujar Arifan, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, persoalan tersebut muncul akibat kesalahan dalam penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), khususnya pada pencatatan aset yang dimaksud.

Baca Juga  Kadisdikpora Majene Harapkan Lestarikan Bahasa Daerah

Lebih lanjut, pihak kampus telah menindaklanjuti temuan tersebut dengan menyampaikan klarifikasi resmi kepada BPK. Surat penjelasan telah dikirim guna memberikan gambaran sebenarnya terkait kondisi aset mebelair tersebut.

“Klarifikasi sudah kami lakukan pada 30 April 2025, setelah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2024 dirilis pada 2025,” tambahnya.

Baca Juga  UNSULBAR Rayakan Dies Natalis ke-17 dan Melepas 1.100 Wisudawan dalam Rapat Senat Terbuka

Arifan menegaskan, langkah klarifikasi ini penting untuk meluruskan informasi yang sebelumnya beredar di sejumlah media, sekaligus memastikan publik memperoleh informasi yang akurat dan utuh mengenai kondisi aset di lingkungan Unsulbar.

Pihak Unsulbar juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola administrasi dan akuntabilitas pengelolaan aset di lingkungan kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *