MAJENE, KARABAO.ID – Komisi III DPRD Kabupaten Majene menggelar rapat kerja bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja di ruang rapat DPRD Kabupaten Majene, Senin (25/5/2026). Rapat tersebut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta para kepala puskesmas se-Kabupaten Majene.
Agenda utama rapat kerja difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program kerja serta realisasi serapan anggaran Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD guna memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam rapat tersebut, masing-masing OPD memaparkan capaian program yang telah dilaksanakan, progres kegiatan yang sedang berjalan, hingga berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan anggaran.
Komisi III DPRD juga memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi agar pelaksanaan program pada sektor kesehatan dan pendidikan dapat semakin optimal hingga akhir tahun anggaran.
Ketua dan anggota Komisi III menegaskan bahwa evaluasi berkala sangat penting dilakukan untuk memastikan penggunaan anggaran daerah berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Sektor kesehatan dan pendidikan dinilai sebagai bidang strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sehingga memerlukan perhatian dan pengawasan yang maksimal.
Para kepala puskesmas turut menyampaikan laporan terkait pelayanan kesehatan di wilayah kerja masing-masing, termasuk capaian program, kebutuhan sarana dan prasarana, serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Melalui rapat kerja ini, Komisi III DPRD Kabupaten Majene berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara legislatif dan perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Majene. Hasil evaluasi dan rekomendasi dari rapat tersebut diharapkan menjadi acuan dalam mempercepat pelaksanaan program sekaligus mengoptimalkan penyerapan anggaran hingga akhir Tahun Anggaran 2026.













