Makassar, KARABAO.ID — Media sosial di Sulawesi Selatan dihebohkan dengan viralnya kata “sendok” yang ramai diperbincangkan netizen di berbagai platform, mulai dari Facebook, TikTok, hingga Instagram. Isu tersebut bermula dari unggahan seorang pengunjung warung makan di Kota Makassar yang menuai beragam reaksi publik.

Beberapa hari lalu, sebuah akun media sosial bernama Sena Wati mengunggah video berdurasi 15 detik saat berada di sebuah warung makan bersama kerabatnya. Dalam video tersebut, pengunggah memperlihatkan seporsi sayur sop di dalam mangkuk sambil mempertanyakan keberadaan sendok.
“Sayur sop mana sendoknya ini,” ucapnya dalam video tersebut. Karena tidak menemukan sendok, pengunggah tampak menggunakan tangannya sebagai pengganti sendok untuk menyantap makanan yang dipesan.
Tak berhenti di situ, akun tersebut juga mengunggah konten lain yang menyoroti makanan yang disajikan. Dalam salah satu unggahannya, ia menyebut makanan tersebut terlalu berminyak dengan mengatakan, “Ini mah makan minyak kita, makan minyak, minyak, minyak.”
Selain itu, ia juga menuliskan keterangan bernada kritik terhadap warung tersebut, mulai dari aspek kebersihan, tekstur ayam, sambal yang dinilai terlalu berminyak, hingga harga yang dianggap tidak sebanding dengan kualitas makanan.
Unggahan tersebut sontak memicu reaksi keras dari warganet. Ribuan komentar membanjiri berbagai unggahan yang membahas video tersebut, dengan mayoritas netizen menyayangkan cara penyampaian kritik yang dianggap berlebihan dan berujung pada perundungan (bullying) di media sosial.
Menanggapi viralnya unggahan tersebut, sebuah akun bernama Maqma Ramadhani yang diduga merupakan pemilik warung makan terkait, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa pada malam kejadian dirinya sendiri yang mengantarkan pesanan dilanjutkan karyawannya mengantarkan ke meja pengunjung dan telah memastikan kepada karyawan agar setiap meja disiapkan sendok.
Menurutnya, jika sendok belum tersedia, pengunjung sebenarnya dapat langsung meminta kepada karyawan atau pemilik warung, bukan hanya menyampaikannya melalui video.
Diketahui, warung makan yang menjadi perbincangan viral tersebut bernama Warung Maqma Sambal Senggol, yang berlokasi di kawasan BTP (Bumi Tamalanrea Permai), Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi telah mencoba menghubungi pemilik warung maupun pemilik akun yang mengunggah video viral tersebut untuk meminta konfirmasi lebih lanjut, namun belum mendapatkan respons.













