KAMPUS  

Ungkapan Hati JA, Korban Pemukulan dan Pelecehan Seksual Saat Aksi HMI di STIKes Bina Bangsa

Demonstrasi HMI Majene STIKES bina bangsa
Aksi demonstrasi HMI Majene di Kampus STIKES Bina Bangsa Majene. (Ist)

Dihari yang sama JA ditemani seniornya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Majene usai solat magrib. Laporannya diterima dan menjalani visum di RSUD Majene. BAP JA baru selesai di pukul 04.00 Wita dini hari.

Peristiwa traumatik yang ia alami, nyatanya berlanjut di hari kedua 13 Maret 2025. Setelah kejadian pengrobekan bendera HMI, Demonstran kembali mendatangi Kampus STIKES BBM keesokan harinya. Jumlah massa lebih banyak bahkan membawa demonstran perempuan. Menurut JA kemungkinan mereka ingin dibenturkan saat Demonstrasi namun karena sudah tidak ada lagi ” pagar ayu” yang di tempatkan STIKES BBM Majene, sehingga mereka leluasa berorasi dan membakar ban di area halaman kampus.

Demonstran HMI Majene berniat mencari oknum perobekan benderanya. Sehingga aksi anarkis kembali terjadi, dengan mengejar mahasiswi yang dikumpulkan / diamankan di ruangan aula Kampus. JA yang masih trauma terpaksa kekampus untuk mengurus syarat beasiswanya (pelaksanaan tes pack). Ia turut berada dalam aula bersama puluhan mahasiswi yang ketakutan.

Baca Juga  Menelisik Publikasi Internasional Balon Rektor Unhas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *