MAJENE, KARABAO.ID – Menyikapi beredarnya video seorang warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang diduga menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi dalam kondisi sakit parah namun tetap dipaksa bekerja, Ketua Komisi III DPRD Majene, Jasman, S.IP, memberikan respons tegas.
Jasman menyampaikan bahwa Komisi III akan segera melakukan koordinasi dan memanggil dinas terkait, khususnya Dinas Ketenagakerjaan.
“Insya Allah kami akan melakukan koordinasi bahkan memanggil dinas terkait. Kita akan evaluasi seperti apa mestinya. Kami juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Majene,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi juga akan diperluas hingga ke tingkat provinsi—baik Dinas Ketenagakerjaan Provinsi, bahkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
DPRD Majene berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini, mengingat video yang memperlihatkan kondisi korban telah viral dan menimbulkan keprihatinan publik.
Lebih jauh, Jasman menyampaikan harapan agar pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, dapat ikut memberikan atensi. Ia berharap kasus ini dapat dikomunikasikan hingga ke Kementerian Luar Negeri untuk memfasilitasi pengobatan dan mempermudah proses pemulangan korban ke Indonesia, khususnya ke Kabupaten Majene.
“Insya Allah kami akan segera berkoordinasi dengan pimpinan DPRD agar ada percepatan penanganan, sehingga korban bisa segera mendapatkan perawatan serius dan dipulangkan,” tutupnya.













