Potret Pilu Mantan Bendahara Perumda Majene: Di Balik Kasus Dugaan Korupsi, Publik Pertanyakan Keadilan

MAJENE, KARABAO.ID – Penahanan seorang perempuan bernama HM (38), yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kabupaten Majene, memicu perhatian luas masyarakat.

25
Created on
Siapakah yang Layak jadi Wagub Sulbar Dampingi SDK?
  • Tentukan Pilihan Anda

Hasma ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat terkait dugaan penyimpangan anggaran senilai Rp 1.837.052.200,60.Dalam kasus tersebut, Hasma yang menjabat sebagai bendahara diduga terlibat aktif dalam proses pencairan dana serta penyusunan laporan keuangan fiktif. Ia juga disebut-sebut menyalahgunakan pengelolaan dana Perumda selama kurun waktu tiga tahun.

Namun di balik proses hukum yang berjalan, muncul fakta lain yang menggugah empati publik. Kehidupan pribadi Hasma dinilai jauh dari gambaran seseorang yang menikmati hasil korupsi.

Baca Juga  Wabup Majene Pimpin Pembentukan Pengurus KORMI, Fokus Siapkan FORKAB 2026

Menurut penuturan Wirdawati, saudara Hasma, keseharian perempuan tersebut justru dipenuhi dengan perjuangan ekonomi. Hasma merupakan ibu dari empat anak dan menjadi tulang punggung keluarga. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia tak hanya mengandalkan pekerjaannya, tetapi juga membantu orang tuanya membuat kue untuk dijual.

“Dia itu setiap hari bekerja keras. Bahkan sering dibantu keluarga karena kondisi ekonominya sangat sulit,” ungkap Wirdawati.

Lebih lanjut, Wirdawati menjelaskan bahwa Hasma pernah tinggal di kolong rumah bersama anak-anaknya. Kondisi tempat tinggal yang sangat sederhana itu bahkan tanpa fasilitas layak, seperti kasur. Mereka hanya tidur beralaskan tikar.

Baca Juga  Detik-detik Pelecehan Seksual Terekam CCTV, Diduga Pengaruh Miras

Tak hanya itu, Hasma juga diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Majene. Untuk berangkat kerja, ia harus berjalan kaki karena tidak memiliki kendaraan pribadi.

Fakta-fakta tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Banyak warga mempertanyakan kemungkinan keterlibatan Hasma dalam kasus korupsi dengan nilai yang cukup besar tersebut. Sebagian bahkan menduga adanya kemungkinan bahwa Hasma hanya menjadi pihak yang dikorbankan atau terjebak dalam sistem yang lebih besar.

Baca Juga  Bupati Majene Merasa Kehilangan Sosok Legendaris Pencipta Lagu Daerah

“Kalau melihat kehidupannya, rasanya tidak masuk akal jika dia menikmati uang sebanyak itu,” ujar salah satu warga Majene.

Kondisi ini memicu harapan dari pihak keluarga agar proses hukum dapat berjalan secara adil dan transparan. Mereka meminta aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, untuk mengusut kasus ini secara menyeluruh dan objektif.

Kasus ini kini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Publik menanti, apakah proses hukum akan benar-benar mengungkap kebenaran, atau justru menyisakan pertanyaan baru tentang keadilan bagi masyarakat kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *