MAJENE  

Siswa Keluhkan Layanan MBG di SMPN 2 Majene: Basi dan Tak layak Konsumsi

Majene, Karabao.id — Kantor Sekretariat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang berlokasi di Lingkungan Lembang, Kelurahan Banggae Timur, Kabupaten Majene, dikunjungi wartawan Karabao.id pada Jumat, (12/12/2025).

Wartawan Karabao.id, Suardi Atjo, melakukan silaturahmi sekaligus wawancara dengan Koordinator Program Makanan Bergizi (MBG), Arwin, terkait adanya temuan dugaan makanan tidak layak konsumsi berupa lauk pauk yang basi serta telur setengah matang yang ditemukan di SMPN 2 Majene.

Dalam klarifikasinya, Arwin menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan makanan dengan lauk pauk basi maupun telur setengah matang kepada siswa. Ia menyampaikan bahwa seluruh proses penyediaan makanan telah mengikuti standar yang ditetapkan.

Baca Juga  Dugaan Pengancaman Plt. Kadis Dikpora Majene, Polisi Minta Keterangan SA

“Kami tidak pernah menyajikan makanan basi atau telur yang setengah matang,” tegas Arwin. Ia juga secara spontan menyampaikan kepada wartawan untuk bekerja secara profesional.

Menanggapi hal tersebut, wartawan Karabao.id menegaskan bahwa kehadiran pers bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial dengan menyampaikan informasi berdasarkan keterangan narasumber yang diperoleh di lapangan, khususnya dari SMPN 2 Majene.

Baca Juga  Satgas TMMD ke-126 Kodim 1401/Majene Kebut Pembangunan Drainase di Desa Pamboborang

Sekadar diketahui, Salah seorang siswa SMPN 2 Majene yang enggan disebutkan namanya menceritakan kepada wartawan pengalamannya pada hari kejadian. Menurutnya, makanan yang disajikan itu, lauknya basi. “Besoknya, telurnya juga tidak masak,” ujarnya seraya menyampaikan dirinya mual-mual setelah konsumsi sayur basi itu.

Siswa tersebut juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait program makanan bergizi. “Kalau seperti ini disebut makanan sehat dan bergizi, tapi kondisinya seperti itu dan terus dikonsumsi, kami bisa sakit dan menjadi tidak sehat,” ujarnya.

Baca Juga  Perubahan Lambang Daerah Majene Semakin Mendekati Kenyataan

Menurut siswa tersebut, gurunya sempat menyampaikan kepada siswa agar tidak makan jika makanan itu basi.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait agar tujuan Program Makanan Bergizi benar-benar tercapai demi kesehatan dan keselamatan para siswa.

Penulis: S. Atjo Pn. Pandi

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *