MAJENE, KARABAO.ID – Kepolisian dan TNI terus menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat melalui kegiatan problem solving yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama Babinsa. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Banggae, Brigpol Aco Muhammad Nur Alim, bersama Babinsa Kelurahan Banggae, Koptu Suratno, yang memediasi perkelahian dua warga binaannya, Jumat (23/01/2026).
Peristiwa tersebut berawal pada Kamis malam (22/01/2026) di Tako Cafe, kawasan pantai Pelabuhan Majene. Perkelahian terjadi antara dua pemilik kafe yang beraktivitas di kawasan tersebut dan sempat memicu ketegangan.
Untuk menghindari terjadinya perselisihan lanjutan, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan pihak kelurahan segera mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi penyelesaian secara kekeluargaan.
Mediasi dilaksanakan di Kelurahan Banggae dengan melibatkan kedua belah pihak. Dalam kesempatan tersebut, pihak kelurahan menyiapkan surat perjanjian damai yang ditandatangani oleh kedua warga dan disaksikan langsung oleh Bhabinkamtibmas serta Babinsa sebagai bentuk komitmen bersama untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Banggae, Brigpol Aco Muhammad Nur Alim, menjelaskan bahwa kegiatan problem solving merupakan bagian dari tugas utama Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mempererat hubungan antara Polri, TNI, dan warga.
“Melalui problem solving ini, kami tidak hanya membantu menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, tetapi juga memberikan edukasi dan imbauan kepada warga tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas serta tidak segan melaporkan setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik.
“Jika ada hal-hal yang dapat memicu perkelahian atau gangguan kamtibmas, segera laporkan. Kalau perlu, langsung hubungi saya agar bisa ditangani sejak dini,” tegasnya.
Dengan adanya mediasi ini, diharapkan situasi kamtibmas di Kelurahan Banggae tetap kondusif dan hubungan antarwarga kembali harmonis.













