MAJENE  

Detik-detik Mencekam di SPBU Malunda, Kebakaran Terjadi Saat Pengisian BBM

MAJENE, KARABAO.ID – Kebakaran nyaris memicu insiden serius di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (19/1/2026) malam. Api sempat muncul di area tangki pendam (bunker) penyimpanan BBM bawah tanah saat proses pembongkaran bahan bakar dari mobil tangki Pertamina.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita di SPBU yang berada di jalur poros Majene–Mamuju. Tangki pendam yang terdampak diketahui memiliki kapasitas sekitar 40 ton.

Salah seorang petugas SPBU, Syuaib, mengungkapkan bahwa api tiba-tiba muncul di atas bunker saat proses pembongkaran BBM sedang berlangsung.

Baca Juga  Pelajar di Majene Laporkan Dugaan Penipuan, Sebut Merugi dan Butuh Keadilan

“Api tiba-tiba menyala di atas bunker saat pembongkaran BBM. Kami langsung mengamankan lokasi dan menggunakan alat pemadam,” kata Syuaib.

Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Meski demikian, dilaporkan terjadi kerusakan pada selang pembongkaran BBM. Hingga saat ini, tingkat kerusakan teknis secara menyeluruh masih dalam proses pemeriksaan.

Pemilik SPBU yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut saat menerima informasi kejadian tersebut. Ia mengatakan operasional SPBU sempat dihentikan sementara guna memastikan keamanan pascakebakaran.

Baca Juga  Siang Ini, Antrian Kendaraan di Trans Sulawesi Sangiang Capai 6 Kilometer

“Saya sedang beristirahat saat kejadian. Operasional kami hentikan sementara dan akan dibuka kembali setelah kondisi benar-benar aman,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Malunda telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menyatakan masih menyelidiki penyebab pasti munculnya api, termasuk kemungkinan adanya faktor teknis maupun kelalaian prosedural saat proses pembongkaran BBM.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina terkait hasil evaluasi keselamatan pascakejadian tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi SPBU.Sebagai tindak lanjut, pihak media akan melakukan penelusuran dan investigasi lanjutan pada Selasa (20/1/2026) untuk menggali perkembangan terbaru, termasuk penyebab utama kebakaran.

Baca Juga  Bingung dan Kesalahpahaman Bahasa, WNA Tiongkok Berendam 4 Jam di Laut Majene

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan publik mengingat insiden tersebut tergolong near miss yang berpotensi menimbulkan dampak besar apabila tidak dievaluasi secara menyeluruh.

Media juga akan menghimpun keterangan dari pihak pengelola SPBU serta instansi terkait guna memastikan standar keselamatan dan prosedur operasional benar-benar dijalankan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *