Tenaga Medis PPPK di Puskesmas Sendana I Diduga Diancam, Penolakan terhadap Kapus Berujung Intimidasi

MAJENE, KARABAO.ID – Polemik internal di Puskesmas Sendana I, Kabupaten Majene, kembali mencuat. Sejumlah tenaga medis berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diduga mendapat intimidasi dan ancaman pemutusan kontrak setelah muncul gerakan penandatanganan pernyataan tidak percaya terhadap kepemimpinan Kepala Puskesmas Sendana I berinisial ER.

Baca Juga  Doa di Pinggir Pantai: Balita Majene Menanti Ayahnya Ditemukan

Informasi yang dihimpun menyebutkan, intimidasi itu diduga dilakukan oleh empat orang yang disebut-sebut merupakan pihak yang mendukung kepala puskesmas. Keempatnya masing-masing berinisial IN, NK, SK, dan AT

Baca Juga  Warga Resah, Pantai di Majene Diduga Kerap Dijadikan Tempat Mesum

Mereka disebut bergerak usai mengikuti rapat internal dan kemudian mendatangi sejumlah tenaga medis yang sedang menjalankan piket di puskesmas. Sementara tenaga medis yang tidak bertugas saat itu dikabarkan dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga  Ikut Kejuaraan Menembak, Anggota Kodim 1401 Majene Meraih Medali Perak

Para tenaga medis PPPK diduga diminta untuk tidak terlibat dalam penandatanganan surat pernyataan sikap yang berisi ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Kepala Puskesmas Sendana I.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *