MAJENE, KARABAO.ID — Hingga Kamis malam, 29 Januari 2026, Tim SAR Unit Majene belum berhasil menemukan seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Sumakuyu, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana.
Nelayan tersebut diketahui terakhir kali melaut sekitar pukul 12.00 WITA.Setelah menerima laporan dari warga setempat, Tim SAR Majene langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan melakukan upaya pencarian dengan menyisir area laut yang diduga menjadi titik awal hilangnya korban. Namun, hingga laporan ini diterima redaksi pada pukul 19.30 WITA, pencarian masih belum membuahkan hasil.
Kanit SAR Unit Majene, Agustan, mengatakan bahwa meskipun pencarian pada hari pertama belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, personel SAR tetap bersiaga di sekitar lokasi kejadian, termasuk di rumah warga setempat.
“Pencarian hari ini masih nihil. Personel saat ini standby di lokasi, dan besok pencarian akan dilanjutkan dengan memperluas area pencarian sekitar satu hingga dua mil dari titik awal,” ujar Agustan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Ia menjelaskan, selama proses pencarian tim SAR menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Gelombang laut yang cukup tinggi disertai angin kencang menjadi hambatan utama dalam melakukan penyisiran secara maksimal di perairan tersebut.
Meski demikian, Agustan menegaskan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan. Koordinasi dengan pihak terkait serta masyarakat setempat juga terus dilakukan guna mempercepat proses pencarian.
Tim SAR berharap kondisi cuaca membaik sehingga upaya pencarian pada hari berikutnya dapat berjalan lebih optimal. Sementara itu, pihak keluarga korban dan warga setempat masih menunggu dengan harap-harap cemas perkembangan terbaru dari operasi pencarian tersebut.
Redaksi akan terus memantau dan menyampaikan informasi terbaru seiring perkembangan hasil operasi pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR dan pihak terkait lainnya.














