Karyawati PNM Ditemukan Tewas di Kebun Kelapa Pasangkayu, Diduga Dibonceng Suami Nasabah

Pasangkayu – Warga Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang karyawati PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bernama Hijrah (19). Korban ditemukan tewas mengenaskan di area kebun kelapa pada Jumat (19/9/2025).

Hijrah, yang merupakan warga Desa Maponu, sebelumnya dilaporkan hilang setelah menjalankan tugas penagihan ke rumah salah satu nasabah. Kabar terakhir yang diterima rekan kerjanya, korban sempat menghubungi melalui telepon seluler dan mengaku merasa takut karena dibonceng seorang pria.

Pria tersebut disebut sebagai suami dari salah satu nasabah yang hendak ditemui korban. Namun, dalam percakapan terakhir itu, Hijrah tidak sempat menyebutkan identitas maupun nama pria yang dimaksud.

Baca Juga  Wabup Pasangkayu Buka Uji Publik Ranwal RKPD 2024

“Dia bilang takut karena jalan yang dilalui masuk ke kebun. Tapi tidak sempat menyebutkan suami nasabah yang mana yang memboncengnya,” ungkap Wizrah, rekan kerja korban, saat ditemui wartawan.

Baca Juga  40 ASN Pasangkayu Percaya Diri Ngemsi Pasca Dilatih 3 Hari Public Speaking

Selain menyampaikan rasa takut, Hijrah juga sempat mengirimkan pesan melalui WhatsApp mengenai arah perjalanan yang dilalui. Namun, arah tersebut justru mengarah ke dalam area perkebunan, bukan ke pemukiman warga sebagaimana biasanya.

Baca Juga  Wabup Pasangkayu Buka Uji Publik Ranwal RKPD 2024

Tak lama setelah pesan tersebut, kontak dengan Hijrah tiba-tiba terputus. Nomor ponselnya kemudian tidak lagi bisa dihubungi hingga akhirnya ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kasus tragis ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat. Pihak keluarga, rekan kerja, dan masyarakat berharap pelaku segera ditangkap dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *