MAJENE, KARABAO.ID – Penampilan musik dan tarian tradisional kembali mewarnai pembukaan turnamen Bupati Cup cabang bulutangkis di Kabupaten Majene. Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga strategi pelestarian budaya yang kini semakin digencarkan oleh pemerintah daerah serta pelaku seni lokal.
Pada pembukaan kali ini, musik tradisional Sayang-Sayang versi modern yang dibawakan Duo Project di bawah pimpinan Muhammad Kahfi menjadi sorotan. Kehadiran musik tersebut dinilai efektif memperkuat identitas budaya Mandar sekaligus menghadirkan suasana meriah dan khas dalam rangkaian acara.
Menurut Muhammad Kahfi, penampilan Sayang-Sayang bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk nyata komitmen pelestarian budaya di Majene.
“Sayang-sayang mampu menciptakan suasana komunikatif antara pelaku seni dan tamu undangan, dengan tetap menyesuaikan konteks acara. Kehadiran Sayang-Sayang Modern Duo Project membuat pembukaan lebih estetis dan memperkuat citra budaya Mandar,” ungkap Kahfi.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara kegiatan olahraga dan seni budaya dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Secara keseluruhan, penampilan musik tradisional dalam pembukaan Bupati Cup adalah inisiatif positif yang menggabungkan semangat olahraga dengan kekayaan budaya nasional,” jelasnya.
Penampilan musik tradisional di Majene ini diharapkan terus menjadi bagian dari setiap gelaran agenda daerah sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus mempromosikannya ke khalayak yang lebih luas.













