MAJENE, KARABAO.ID – Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan terus memperkuat komitmennya dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif guna mendukung swasembada pangan daerah.Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyerahan bantuan Traktor Roda Crawler dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025 kepada kelompok tani di Kabupaten Majene.
Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Majene.Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Majene, jajaran terkait, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.
Traktor roda crawler tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, khususnya pada lahan dengan kondisi berat dan menantang. Pemanfaatan alsintan ini diyakini dapat meningkatkan efisiensi kerja petani, produktivitas hasil pertanian, sekaligus menekan biaya produksi.
Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd, menegaskan bahwa bantuan alsintan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi lahan produktif melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern. Bantuan traktor roda crawler ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengolahan lahan, mempercepat masa tanam, serta meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar setiap bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“Bantuan dari Kementerian Pertanian RI ini bukan sekadar sarana produksi, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga bersama. Kami berharap kelompok tani penerima dapat memanfaatkan dan merawat alat ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” lanjutnya.
Menurutnya, modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alsintan menjadi langkah penting dalam menjawab berbagai tantangan sektor pertanian ke depan, termasuk keterbatasan tenaga kerja dan kondisi lahan yang semakin beragam.
“Dengan kerja sama yang solid dan semangat gotong royong, saya optimistis Kabupaten Majene mampu mewujudkan kemandirian pangan, memperkuat ketahanan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.













