KAMPUS  

Peta Desa Lego Resmi Terpasang, Inisiatif Mahasiswa KKN Unsulbar

Majene – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang melaksanakan pengabdian di Desa Lego, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, berhasil menyusun dan memasang Peta Desa Lego sebagai bagian dari program kerja pengabdian kepada masyarakat.

Peta Desa Lego ini memuat informasi penting terkait batas wilayah desa, pembagian dusun, jaringan jalan desa, serta lokasi fasilitas umum yang ada di wilayah Desa Lego. Adapun fasilitas umum yang tercantum dalam peta tersebut antara lain Kantor Desa, Posyandu, Poskesdes, Masjid Ridha, Masjid Hidayah, Pekuburan Kaliwang, Pekuburan Pa’llottengan, Makam Mara’diah, SDN 058 Inpres Galung Lego, TK Nurhasanah, rumah Kepala Desa Lego, rumah Kepala Dusun Galung Lego, rumah Kepala Dusun Pa’llottengan, serta rumah Kepala Dusun Tana’tanang.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Universitas Tomakaka Mamuju Seminar Desa di Bonde Utara Pamboang

Proses pembuatan Peta Desa Lego dilakukan melalui pengumpulan data lapangan, observasi langsung, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Mahasiswa KKN Unsulbar memastikan bahwa seluruh data yang ditampilkan pada peta telah disesuaikan dengan kondisi faktual wilayah Desa Lego.

Baca Juga  Rektor dan Civitas Akademika Universitas Sulawesi Barat Sampaikan Ucapan Selamat Ramadhan 1447 H, Ajak Kampus Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian

Mahasiswa KKN Unsulbar Desa Lego menyampaikan bahwa pembuatan peta desa ini bertujuan untuk membantu pemerintah desa dalam pengelolaan administrasi desa serta mendukung perencanaan pembangunan desa ke depan.

Selain itu, peta desa juga diharapkan dapat menjadi media informasi dan edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga  Penuhi Tenaga Guru, Unsulbar Buka Prodi PGSD Lewat Jalur Mandiri

Kepala Desa Lego, Asri, menyambut baik dan memberikan respons positif terhadap pembuatan peta desa tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberadaan peta desa ini sangat membantu, khususnya bagi pendatang atau tamu yang berkunjung ke Desa Lego, dalam mengenali wilayah desa, lokasi fasilitas umum, serta pembagian dusun yang ada.

Dengan adanya peta Desa Lego ini, diharapkan masyarakat maupun pemerintah desa dapat lebih mudah mengakses informasi wilayah secara jelas dan terstruktur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *