MAJENE, KARABAO.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha masyarakat di sektor perikanan melalui penyerahan bantuan peralatan pengolahan ikan kepada Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Usaha Sederhana, Jumat 30/10/2026
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Lingkungan Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene.
Bantuan peralatan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas pengolahan hasil perikanan sekaligus meningkatkan kapasitas produksi kelompok usaha masyarakat, khususnya dalam mengembangkan produk olahan berbahan baku ikan.
Melalui dukungan sarana dan prasarana tersebut, Poklahsar Usaha Sederhana diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas peluang pemasaran, serta memberikan nilai tambah terhadap hasil perikanan yang selama ini menjadi salah satu potensi ekonomi masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha masyarakat di bidang pengolahan hasil perikanan.
“Kami berharap bantuan peralatan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan sebaik-baiknya oleh kelompok penerima. Jangan hanya menjadi bantuan yang diterima, tetapi harus benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil olahan, dan pendapatan anggota kelompok,” ungkapnya.
Ia juga berharap Poklahsar Usaha Sederhana dapat terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah hasil perikanan sehingga mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing dan nilai jual lebih tinggi.
Menurutnya, pengembangan sektor pengolahan hasil perikanan menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok usaha kecil yang bergerak di bidang perikanan.
DKP Majene berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta menjadi motivasi bagi kelompok pengolah dan pemasar ikan lainnya untuk terus mengembangkan usaha secara mandiri dan produktif.













