MAJENE  

Tak Perlu ke Kantor, DKP Majene Datangi Nelayan untuk Berikan Pelayanan

MAJENE, KARABAO.ID – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan program layanan jemput bola langsung ke tengah masyarakat pesisir.

Melalui program bertajuk “DKP Menyapa Nelayan: Pelayanan Hadir Lebih Dekat ke Pesisir”, DKP Majene turun langsung menemui para nelayan dan pelaku usaha kelautan dan perikanan untuk memberikan kemudahan akses pelayanan administrasi, konsultasi, hingga penyampaian pengaduan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (10/10/2026), pukul 16.00 hingga 17.30 WITA, bertempat di Lingkungan Cilallang, Kelurahan Pangali Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Dalam kegiatan ini, masyarakat pesisir dapat memanfaatkan sejumlah layanan yang disediakan DKP Majene, di antaranya pengurusan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA), pelayanan surat rekomendasi, konsultasi, pengaduan, serta informasi terkait sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga  Bamus Jadwalkan Paripurna Penutupan Masa Sidang I dan Pembukaan Masa Sidang II 2026, DPRD Majene Siapkan Agenda Strategis

Selain itu, DKP juga membuka pelayanan lainnya sesuai tugas dan kewenangan instansi guna membantu menjawab berbagai kebutuhan serta persoalan yang dihadapi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Program jemput bola ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memangkas jarak pelayanan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan mendatangi langsung kawasan pesisir, para nelayan tidak harus selalu meluangkan waktu dan biaya untuk datang ke kantor DKP hanya demi mengurus kebutuhan administrasi maupun memperoleh informasi.

Kehadiran petugas DKP di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kemudahan, mempercepat proses pelayanan, sekaligus meningkatkan pemahaman nelayan mengenai berbagai program dan fasilitas pemerintah di sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga  Pemdes Panggalo Gelar Musrenbang Desa Bahas Rancangan RKPD 2026 dan DU-RKP 2027

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene mengatakan, program DKP Menyapa Nelayan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat pesisir.

Menurutnya, nelayan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah harus memastikan bahwa pelayanan administrasi dan informasi dapat diakses dengan mudah tanpa memberikan beban tambahan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa DKP benar-benar hadir di tengah masyarakat, khususnya para nelayan. Melalui layanan jemput bola ini, masyarakat tidak perlu selalu datang ke kantor untuk mendapatkan pelayanan. Justru kami yang datang langsung menemui mereka di wilayah pesisir,” ungkap Kadis DKP.

Ia juga berharap masyarakat nelayan dapat memanfaatkan program tersebut secara maksimal, termasuk menyampaikan berbagai kendala, kebutuhan, maupun persoalan yang selama ini dihadapi dalam menjalankan aktivitas usaha kelautan dan perikanan.

Baca Juga  Wartawan Kesulitan Konfirmasi di RSUD Majene, Pejabat Dinilai Kurang Terbuka

“Harapan kami, melalui kegiatan ini komunikasi antara pemerintah dan nelayan semakin baik. Kami ingin mengetahui secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sehingga pelayanan dan program DKP ke depan bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Melalui program DKP Menyapa Nelayan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan humanis.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud semangat Melayani dengan Sepenuh Hati, demi mendukung kesejahteraan nelayan serta kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Majene.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *