MAJENE, KARABAO.ID — Kemunculan seekor buaya di Sungai Deking, Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, menghebohkan warga setempat. Reptil besar tersebut terlihat pada Senin malam, 19 Januari 2026, memasuki aliran sungai yang berada tidak jauh dari area permukiman warga.
Buaya itu pertama kali diketahui oleh Padli, seorang warga Desa Lombong, saat hendak memasang jaring sekitar pukul 20.30 WITA. Menurutnya, kemunculan buaya tersebut cukup mengejutkan karena terlihat jelas di aliran sungai.
Informasi itu dengan cepat menyebar dan membuat sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Malunda, Muslimin S.Ag, yang juga merupakan tokoh agama setempat, menjelaskan bahwa keberadaan buaya di wilayah tersebut sebenarnya bukan hal baru.
Ia menyebutkan bahwa buaya tersebut telah lama berada di kawasan muara Sungai Deking dan kerap terlihat berjemur di sekitar Muara Pulau Ba’ba Lembang.
“Keberadaan buaya ini sudah lama diketahui. Bahkan sebelumnya sudah pernah kami laporkan kepada pihak terkait untuk dilakukan penanganan maupun upaya konservasi,” ujar Muslimin.
Meski demikian, Muslimin menegaskan bahwa hingga saat ini buaya tersebut belum menunjukkan perilaku agresif dan masih hidup berdampingan dengan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pihak kecamatan masih memantau situasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
“Untuk sementara kita melihat perkembangannya. Selama belum mengganggu dan membahayakan keselamatan warga, masih kita pantau. Namun jika keberadaannya mulai mengancam nyawa masyarakat, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk dilakukan evakuasi,” tegasnya.
Pemerintah Kecamatan Malunda mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai dan muara, sambil menunggu langkah lanjutan dari instansi terkait.













