DAERAH  

Intervensi Stunting, Pemprov Mulai Inventarisir Pejabat dan Keluarga Sasaran

MAMUJU — Pemprov Sulbar kembali melakukan rapat koordinasi menindaklanjuti arahan gubernur terkait gerakan penangajan kemiskinan ekstrem dan Stunting. 

Rakoor dipimpin langsung Staf Ahli Gubernur Sulbar Muhammad Hamzih, didampingi Asisten II Pemprov Sulbar Yakub F Solon, dan Sekretaris Bappeda Sulbar Darwis Damir, di Kantor Sementara Gubernur Sulbar, (Eks Rujab Wagub), Rabu 8 Maret 2023. 

Baca Juga  Hampir Setahun Dilaporkan di Polres Polman, Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen di Tanah SDN 18 Galung Lombok Belum Tuntas

Muhammad Hamzih menyampaikan, sebagaimana arahan PJ Gubernur Sulbar, setiap pejabat harus melakukan intervensi terhadap keluarga sasaran.

“Semua pejabat harus turun mengatasi masalah kemiskinan,” ujar Hamzih. 

Oleh karena itu, rapat tersebut membahas terkait metode dan keluarga sasaran yang sudah ditetapkan di dua lokus, yakni Desa Sumare dan Kelurahan Rangas, Mamuju. 

Baca Juga  Gelar Pasar Murah, Prof Zudan: Jaga Pasokan dengan Tidak Boros Pangan

Terkait data keluarga sasaran, nantinya akan diberikan kepada setiap pejabat. Diketahui untuk lingkup Pemprov Sulbar, terdapat 168 pejabat eselon II dan III di lingkup Pemprov Sulbar. Ditambah 251 pejabat eselon III yang melekat di SMA dan SMK. 

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Sulbar Buka Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Haji Tahun 2022

Gerakan ini juga mengajak bagi pejabat eselon IV yang ingin berkontribusi melakukan intervensi kemiskinan ekstrem dan Stunting di Sulbar. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *