Kadisdikpora Majene Harap Tidak Ada Anak Putus Sekolah

MAJENE,  – Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Majene H Mithhar Thala Ali terus melakukan implementasi untuk Majene sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Barat. Langkah ini, dengan membentuk posko pendidikan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Majene serta upaya penertiban lalu lintas dari Dinas Perhubungan Majene, dan anak sekolah yang masih berkeliaran pada jam pelajaran dari Satpol PP Majene.

Baca Juga  BOSP dan ARKAS Menjadi Bagian Tak Terpisahkan Dalam Meningkatan Mutu Pendidikan di Majene

Dijelaskan, posko pendidikan merupakan gagasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene untuk menempatkan di setiap desa yang menangani anak yang tidak bersekolah, agar kembali bersekolah dengan sebuah model tentang sistem informasi pembangunan melalui data diperoleh pemerintah desa dan kelurahan.

Baca Juga  Warga dan Pihak Sekolah Apresiasi Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 24 Batutaku

“Dasar ini, sehingga kita melakukan perjanjian kerja sama terhadap tiga OPD. Seperti Dinas PMD, Dinas Perhubungan, dan Satpol-PP Majene berlangsung di ruang Pola Kantor Bupati Majene yang lalu, terkait pemasangan posko pendidikan, penertiban lalu lintas, dan penelitian anak sekolah,” ulasnya.

Baca Juga  Kadisdikpora Harap Kepengurusan PGRI Baru Memberikan Kontribusi Positif Bagi Dunia Pendidikan di Majene

Asraf juga menyampaikan apresiasi Bupati Majene Andi Achmad Syukri dengan langkah tepat, karena telah mendukung Majene sebagai penyedia layanan pendidikan di Sulbar sesuai visi misi Pemkab Majene, yaitu mewujudkan Majene Unggul Mandiri dan Berbudaya. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *