KAMPUS  

Larangan Cadar di STAIN Majene, HMI bereaksi

larangan cadar Stain majene
Aksi HMI saat unjuk rasa beberapa waktu lalu di halaman kantor bupati Majene. (foto: ist)

MAJENE– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menyayangkan kebijakan jurusan Ushuluddin Adab dan Dakwah (UAD) yang tidak melayani mahasiswa yang bercadar atau mengenakan masker.

Baca Juga  Cerita Mahasiswi Unsulbar Soal Uang Rp 3 Ribu Dapatnya 4 Biji Bawang Merah

Ketua HMI komisariat STAIN Majene, Zulkifli, mengatakan aturan tersebut bersifat diskriminatif dan jauh dari nilai-nilai toleransi.

“Kita selalu diajarkan toleransi, namun apa yang ditunjukkan dengan keluarnya aturan tersebut justru mendiskriminasi mereka yang menggunakan cadar,” ujarnya saat wawancara via telefon, Kamis (3/11/22).

Baca Juga  Rektor dan Civitas Akademika Universitas Sulawesi Barat Sampaikan Ucapan Selamat Ramadhan 1447 H, Ajak Kampus Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian

Zulkifli menegaskan, seharusnya birokrasi kampus lebih tegas dalam pengawalan beasiswa kurang mampu agar tepat sasaran.

“Yang lebih penting adalah bagaimana penerima beasiswa kurang mampu tepat sasaran. Bukan malah membuat aturan yang tidak berdasar seperti ini,” tegasnya. (ril/syarifuddin andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *