Informasi yang didapat oleh awak media di kantor DPRD terhadap beberapa staf yang ada, tunggakan listrik di kantor DPRD hanya mencapai Rp 6 juta.
“Salah seorang staf menyampaikan ke saya bersama 4 pegawai yang lain. mereka chanya duduk – duduk tanpa aktifitas karena lampunya padam ditanya kenapa tidak ditanggulangi saja dulu dari pada seperti ini, Ia menjawab sudah beberapa kali membayar tagihan listrik menggunakan uang pribadi Pimpinan, di saat Pemkab terlambat berikan dana ke DPRD Kabupaten Majene, “Ujarnya,
Meski begitu, ia mengklaim sudah melengkapi untuk pencarian dana pembayaran tagihan listrik maupun keperluan operasional kantor. “Kami sudah minta ke Pemda tapi belum ada jawaban,” katanya.














