MAJENE, KARABAO.ID – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan asal Sumakuyu, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang dilaporkan hilang saat melaut, hingga hari ketiga masih belum membuahkan hasil.
Di tengah ketidakpastian tersebut, keluarga korban menggelar zikir dan tahlilan bersama sebagai bentuk ikhtiar dan doa.Kegiatan zikir bersama itu diketahui melalui siaran langsung (live streaming) yang dilakukan salah satu anggota keluarga korban, Wahyuni, melalui akun Facebook pribadinya.
Dalam tayangan tersebut, tampak keluarga dan kerabat berkumpul untuk memanjatkan doa agar korban segera ditemukan.Dalam keterangan video yang diunggah, Wahyuni turut mengajak masyarakat untuk ikut mendoakan keselamatan korban.
“Mohon doanya semua untuk saudara kita, kakak kita, Muhammad Rifai,” tulis Wahyuni.
Hingga Sabtu (31/1), Tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan Muhammad Rifai. Korban diketahui berprofesi sebagai nelayan dan diduga terjatuh dari atas perahunya saat melaut. Perahu milik korban sebelumnya ditemukan terdampar di perairan Sumakuyu oleh warga setempat, tanpa adanya korban di lokasi.
Keluarga korban terus memanjatkan doa dengan harapan Muhammad Rifai dapat segera ditemukan, terutama dalam keadaan selamat. Suasana haru dan penuh harap menyelimuti keluarga yang masih menunggu kepastian atas nasib anggota keluarga mereka.
Sementara itu, Tim SAR dipastikan masih bersiaga di posko yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Proses pencarian akan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi dengan melibatkan seluruh unsur terkait, termasuk potensi SAR yang ada di wilayah tersebut. *(EPN)














