MAJENE, KARABAO.ID — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lamungan Batu, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, untuk mempererat silaturahmi bersama masyarakat dan unsur pemerintah melalui kegiatan buka puasa bersama, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut diinisiasi langsung oleh Kepala SPPG Lamungan Batu, Sulaiman. Acara dihadiri berbagai unsur di wilayah Kecamatan Malunda, mulai dari pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat dan warga sekitar dapur pelayanan gizi.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Lurah Lamungan Batu, Kepala Puskesmas Malunda, Kapolsek Malunda, Danramil Malunda, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Sasende, Kepala Lingkungan Kaloran, masyarakat sekitar, serta seluruh karyawan SPPG Lamungan Batu.
Dalam sambutannya, Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara SPPG, pemerintah, dan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan SPPG Lamungan Batu memiliki peran penting dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita yang membutuhkan perhatian terhadap asupan nutrisi.
“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami ingin memperkuat sinergi serta membangun komunikasi yang lebih baik dengan seluruh elemen masyarakat agar program pemenuhan gizi dapat berjalan lebih efektif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa upaya pelayanan gizi tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, maupun masyarakat itu sendiri.
Warga yang hadir turut mengapresiasi inisiatif SPPG Lamungan Batu yang dinilai aktif menjalin kerja sama lintas sektor dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Pemenuhan gizi sendiri menjadi salah satu aspek penting dalam upaya pencegahan berbagai persoalan kesehatan, termasuk stunting yang hingga kini masih menjadi perhatian pemerintah di berbagai daerah di Indonesia.
Upaya tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang.
Selain itu, pemerintah juga menetapkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Program pemenuhan gizi juga diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang menyebutkan bahwa negara berkewajiban menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi bagi seluruh masyarakat.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh tamu undangan, masyarakat, dan karyawan SPPG duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi santai mengenai berbagai program pelayanan gizi yang tengah dan akan dijalankan.
Bagi masyarakat sekitar, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga menunjukkan bahwa keberadaan SPPG Lamungan Batu menjadi bagian dari komunitas yang turut peduli terhadap kesejahteraan dan kesehatan warga.
Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan sinergi antara SPPG Lamungan Batu, pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus terjaga demi mewujudkan masyarakat yang sehat serta memiliki kualitas gizi yang lebih baik di Kabupaten Majene













