MAJENE  

TKW Asal Majene Sulawesi Barat Minta Dipulangkan dari Arab Saudi Setelah Alami Sakit Parah

SULBAR, KARABAO.ID — Sebuah video berdurasi 1 menit 36 detik viral di media sosial, menampilkan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal lingkungan Lembang, kelurahan Lembang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang meminta bantuan untuk dipulangkan ke Indonesia karena mengalami kondisi kesehatan yang memburuk.

Dalam video tersebut, perempuan yang memperkenalkan diri sebagai Nasrah binti Usman menyampaikan permohonan bantuan kepada relawan, pemerintah daerah, hingga Presiden Republik Indonesia. Nasrah mengaku diberangkatkan menjadi pekerja migran di Arab Saudi pada 26 Januari 2025 oleh seorang sponsor bernama Arma, dan tiba di Arab Saudi pada 29 Januari 2025 melalui jalur non-prosedural atau ilegal.

Baca Juga  Pemprov Sulbar Imbau Pelaksanaan Shalat Ghaib untuk Almarhum Wakil Gubernur Sulbar

Ia juga menyebut agen pemberangkatannya di Jakarta atas nama seseorang yang disebut sebagai Pak Edi dari sebuah perusahaan bernama PT Anta.

Nasrah menuturkan bahwa ia kini mengalami penyakit hemoroid yang menyebabkan perdarahan dan kondisi fisik yang sangat melemah. Meski telah melapor kepada pihak supervisor dan kantor tempat ia bekerja di Arab Saudi, ia mengaku tidak mendapatkan respons maupun penanganan medis yang memadai.

Baca Juga  Soal Sengketa Tanah Dinkes Majene, Bupati Sebut Sudah Diserahkan ke Kejaksaan

“Saya mohon bantuannya karena saya mengalami sakit parah di sini dan pendaharaan akibat penyakit hemoroit yang saya derita. Saya sudah menyampaikan kepada pihak suvervaiser dan kantor, namun tidak ada respon. Malah saya masih tetap disuruh bekerja,” ujar Nasrah dalam video tersebut.

Baca Juga  Rektor dan Civitas Akademika Universitas Sulawesi Barat Sampaikan Ucapan Selamat Ramadhan 1447 H, Ajak Kampus Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian

Ia berharap pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, serta Pemerintah Kabupaten Majene dapat turun tangan membantu proses pemulangannya ke Indonesia.

Kasus ini menyoroti kembali persoalan keberangkatan pekerja migran secara non-prosedural yang masih marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun instansi terkait mengenai kondisi dan proses penanganan kasus Nasrah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *