MAJENE  

Kebakaran di Copala, Rahmatia Tertimpa Balok Saat Hendak Selamatkan Ijazah Anaknya

Kebakaran copala majene
Kebakaran Copala Majene. (Foto: ist)

Seorang saksi mata, Iksan Jafar, yang juga sepupu korban, mengatakan api pertama kali terlihat datang dari atap rumah. Ia menjelaskan bahwa material bangunan yang sudah tua dan dinding kamar yang terbuat dari trikoleks membuat api menyebar sangat cepat. “Rumahnya memang sudah tua, kayu-kayunya lapuk. Api langsung besar dalam hitungan menit,” ujarnya.

Baca Juga  Kisah Rifal, Manusia Silver yang Kerap Dijumpai di Lampu Merah Majene, Segini Penghasilannya

Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun derasnya kobaran membuat usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Petugas Damkar yang tiba beberapa menit kemudian fokus melakukan penyekatan agar api tidak merembet ke rumah-rumah warga lainnya.

Baca Juga  Pemdes Panggalo Gelar Musrenbang Desa Bahas Rancangan RKPD 2026 dan DU-RKP 2027

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun seluruh harta benda milik keluarga Jamaluddin habis terbakar, menyisakan puing-puing bangunan yang telah rata dengan tanah.

Baca Juga  Kelas SDN 55 Deteng-deteng Disulap Jadi Lebih Nyaman, Bukti Nyata Komitmen Pemkab Majene Tingkatkan Mutu Pendidikan

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan nilai kerugian dan mengusut penyebab pasti munculnya api. Pemerintah setempat juga disiapkan untuk memberikan bantuan darurat kepada keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *