Mengerikan, Sahroni Sekeluarga Ditemukan Terkubur di Rumahnya

Pembunuhan Indramayu sahroni
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: pixabay)

INDRAMAYU – Warga Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, digemparkan dengan penemuan satu keluarga yang sudah tidak bernyawa di rumah pribadi milik almarhum H. Sahroni, seorang pensiunan sekaligus pengusaha walet, Senin (1/9/2025) malam.

Penemuan mayat ini terjadi sekitar pukul 17.55 WIB hingga 23.00 WIB di kediaman korban, Jalan Siliwangi RT/RW 02/03.

Identitas Korban

Lima korban yang ditemukan meninggal dunia yakni H. Sahroni bin almarhum H. Toyib (75), Budi (45), anak dari H. Sahroni, Euis (40), istri Budi, Ratu (6), anak pertama Budi dan Bela (3), anak kedua Budi

    Baca Juga  Sembunyi di SDN 32 Mongeare Pamboang, Pencuri Kambing Ini Tak Berkutik Ketahuan Polisi

    Kronologi Penemuan

    Menurut keterangan saksi, awalnya Ema dihubungi oleh Titin karena keluarga besar tidak bisa menghubungi H. Sahroni sejak Sabtu (30/8) lalu. Bersama Apriana dan Nana, para saksi kemudian mendatangi rumah korban yang dalam keadaan terkunci rapat.

    Setelah mencoba masuk dengan cara mencongkel pintu, para saksi melakukan pencarian di seluruh ruangan namun tidak menemukan penghuni rumah. Pencarian berlanjut ke gudang belakang, dan di sana ditemukan gundukan tanah mencurigakan. Saat digali, terlihat bagian kaki manusia. Penemuan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

    Baca Juga  Mahasiswa Unsulbar di Lutang Majene Dihantui Pencuri yang Berkeliaran Tengah Malam

    Sekitar pukul 18.30 WIB, aparat kepolisian tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pada pukul 22.30 WIB, proses olah TKP selesai dan seluruh jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang untuk autopsi.

    Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Waspadai Aplikasi Penipuan APK yang Berdalih PPS Pemilu

    Hasil Sementara Olah TKP

    Kondisi rumah dalam keadaan berantakan dan terdapat banyak bercak darah di sejumlah titik.

    Dugaan Awal

    Pihak kepolisian menduga kuat kasus ini merupakan tindak kekerasan yang berujung pada pembunuhan. Namun, motif masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

    Kasus tragis ini menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar sekaligus menimbulkan tanda tanya besar terkait latar belakang peristiwa keji tersebut. (*)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *