RSUD Kabupaten Majene Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Tiroid di Bulan Kesadaran Tiroid 2026

MAJENE, KARABAO.ID – Dalam rangka memperingati Bulan Kesadaran Tiroid Januari 2026, RSUD Kabupaten Majene mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan tiroid, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Kelenjar tiroid memiliki peran penting dalam mengatur metabolisme, energi, dan berbagai fungsi vital tubuh, namun gangguannya sering kali tidak terdeteksi sejak dini.

Direktur RSUD Kabupaten Majene Rusdi Hamid, SKM, M.A.R.S., menyampaikan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat sangat diperlukan, mengingat gangguan tiroid dapat memengaruhi kualitas hidup secara menyeluruh apabila tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, RSUD Kabupaten Majene mengusung tema:“Ayo Peduli Kesehatan Tiroid! Deteksi Dini, Pengobatan Tepat, Hidup Lebih Sehat.”

Baca Juga  Breast Cancer Charity Day: Kanker Jangan Diajak Adu Lari, Deteksi Dini Kata Kunci

Tema ini menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah awal pencegahan dan penanganan gangguan tiroid sejak dini.

Mari Mengenal Kelenjar Tiroid, Kelenjar tiroid merupakan kelenjar hormon berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak di bagian depan bawah leher. Kelenjar ini berfungsi menghasilkan hormon tiroid yang disalurkan melalui aliran darah ke seluruh tubuh.Hormon tiroid berperan penting dalam mengendalikan metabolisme tubuh, membantu penggunaan energi secara efisien, menjaga suhu tubuh, serta mendukung fungsi otak, jantung, otot, dan organ-organ vital lainnya agar bekerja secara optimal. Kekurangan atau kelebihan hormon tiroid dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang signifikan.

Baca Juga  Perhatikan Keluarga Pasien, Dinkes Majene Sediakan Rumah Singgah di Setiap Puskesmas

Waspadai Gejala Gangguan Tiroid, Gangguan tiroid umumnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu hipotiroid (fungsi tiroid yang terlalu lambat) dan hipertiroid (fungsi tiroid yang terlalu aktif). Keduanya memiliki gejala yang berbeda, namun sama-sama perlu diwaspadai.

Beberapa gejala yang sering muncul antara lain kelelahan berlebihan, sensitivitas terhadap suhu, kesulitan berkonsentrasi, mudah lupa, serta perubahan gairah seksual.

Pada hipotiroid, penderita cenderung mudah merasa lelah, kedinginan, dan kurang berenergi. Sementara pada hipertiroid, penderita dapat terlihat sangat aktif, sensitif terhadap panas, namun akhirnya merasa kelelahan akibat aktivitas berlebihan.

Selain itu, gangguan tiroid juga dapat memicu gejala lain seperti kurang motivasi, gangguan tidur, depresi, kecemasan, hingga mudah tersinggung. Informasi ini mengacu pada sumber P2PTM Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga  PORSENI 2025 SMPN 6 Majene Dibuka, Kadis Dikpormuda: “Baru Kali Ini Ikuti Pembukaan Porseni”

RSUD Kabupaten Majene mengimbau masyarakat yang mengalami gejala-gejala tersebut secara terus-menerus untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Kabupaten Majene atau fasilitas kesehatan terdekat.

Deteksi dini dan pengobatan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup penderita gangguan tiroid.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan pemeriksaan dan penanganan kesehatan tiroid, masyarakat dapat mengunjungi website resmi rsud.majenekab.go.id atau mengikuti akun media sosial @rsud_majene di Instagram dan TikTok, serta rsudkabupatenmajene di Facebook dan YouTube.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *