MAJENE  

Masyarakat Nelayan Majene Menilai DPRD Tutup Mata terkait Potensi Lokal di Program MBG

MAJENE, KARABAO.ID – Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD Kabupaten Majene diharapkan mampu melihat langsung kondisi masyarakat di wilayahnya dan memperjuangkan aspirasi sesuai kebutuhan atau keluhan warga.

Salah satu aspirasi datang dari para nelayan di beberapa daerah pesisir Kabupaten Majene. Mereka menyampaikan harapan agar DPRD kabupaten Majene dan pemerintah daerah lebih memperhatikan potensi perikanan lokal dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang baru diluncurkan.

Baca Juga  Dinilai Tidak Transparan, Pejabat RSUD Majene Tolak Temui Awak Media

Para nelayan mengusulkan agar ikan lokal lebih sering dijadikan menu utama dalam program MBG, menggantikan dominasi ayam yang selama ini banyak digunakan.

Mereka menilai, di wilayah pesisir seperti Majene, ikan segar sangat melimpah dan harganya relatif lebih terjangkau dibandingkan ayam yang sebagian besar harus didatangkan dari luar daerah.

Baca Juga  Bupati Majene Siapkan Pelantikan Besar-Besaran, Mulai Pejabat Tinggi Pratama hingga Pejabat Pungsional

“Kami berharap DPRD dan pihak terkait bisa meninjau ulang kebijakan menu MBG, agar lebih sesuai dengan karakteristik daerah pesisir,” ujar salah satu perwakilan nelayan.

Selain untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, penggunaan ikan lokal juga diyakini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan komunitas nelayan setempat.

Baca Juga  Soal Sengketa Tanah Dinkes Majene, LMAPJ Sambangi Wabup Majene

Secara umum, para nelayan berharap agar DPRD Kabupaten Majene segera melakukan peninjauan lapangan sehingga program MBG dapat berjalan lebih sinergis dengan potensi sumber daya pangan lokal yang ada di Majene.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *