MAJENE, Karabao.id – Tiga warga miskin di Desa Pao-Pao, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, menerima bantuan perbaikan rumah pada Senin (17/11/2025).
Warga yang menerima bantuan tersebut adalah Abdal, Marlina, dan Juhaeda. Penyaluran bantuan dilakukan melalui tim koordinator dari Balai, serta didampingi oleh aparat Desa Pao-Pao.
Bantuan yang diberikan senilai Rp20 juta untuk masing-masing penerima, namun bukan dalam bentuk uang tunai. Bantuan disalurkan dalam bentuk bahan material yang dibutuhkan untuk perbaikan rumah, seperti kayu, atap seng, dan bahan lainnya.
Salah satu wartawan Karabao.id, Suardi Atjo, mengonfirmasi informasi ini kepada Kepala Desa Pao-Pao, Hasan. Hasan menjelaskan bahwa data penerima bantuan telah diverifikasi oleh tim dari Balai. Ia menegaskan bahwa tiga warga yang menerima bantuan tersebut memang berdomisili di Desa Pao-Pao, meski ada yang bersekolah di Polewali.
Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Atjo Tangga, yang namanya tercantum sebagai calon penerima bantuan, menyatakan keberatan karena merasa tidak menerima bantuan tersebut, padahal datanya sudah masuk.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Hasan menegaskan bahwa program ini bukan bantuan dari Sekolah Rakyat, melainkan bantuan dari APBN melalui Balai Provinsi.
Hal senada disampaikan oleh salah satu anggota tim balai, Ince, melalui pesan yang disampaikan kepada wartawan. Ia menjelaskan bahwa program ini berasal dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi II. Karena itu, bantuan ini tidak terkait dengan program Sekolah Rakyat, melainkan murni program pemerintah pusat.
S. Atjo Puanna Pandi













