ISSI Gelar Ajang Balap Sepeda Terbesar di Sulbar

Ajang Balap Sepeda Terbesar di Sulbar

MAMUJU – Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar melaksanakan ajang ‘Sulbar National Criterium Race 2023’. Ajang ini dilaksanakan pada 14 Mei 2023 bertempat di Arteri Road Mamuju, Kabupaten Mamuju.

Sulbar National Criterium Race 2023 merupakan ajang balap sepeda pertama dan terbesar yang dilaksanakan di provinsi ke-33 itu. Ada pun peserta berasal dari berbagai daerah di Pulau Sulawesi dan Kalimantan.

Ketua ISSI Sulbar, Muhammad Idris yang juga Sekprov Sulbar mengatakan ajang ini menjadi komitmen untuk menggeliatkan sport tourism khususnya balap sepeda. Ajang ini juga menjadi komitmen ISSI Sulbar untuk mendorong ajang selanjutnya yang akan dilaksanakan tiap pemerintah kabupaten di provinsi ke-33 itu.

Baca Juga  Pornas XVI Korpri, Atlet Catur Sulbar Sukses Raih Perak

“Kita mulai dari ISSI dulu karena  harus jadi contoh. Kita akan canangkan berikutnya untuk Mamasa, tentu dengan tipe lombanya berbeda, misalnya downhill atau cross country dan segala macam yang sesuai dengan alamnya,” kata Idris, Minggu , 14 Mei 2023

Baca Juga  Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

Idris menjelaskan, balap sepeda menjadi salah satu cabang olahraga terbaik untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Seperti pada ajang SEA Games 2023, dimana kontingen balap sepeda Indonesia menjadi juara umum dengan perolehan 5 medali emas.

“Kalau kita dorong dengan sekuat tenaga berbagai level yang ada, Insya Allah sepeda itu akan menjadi lumbung emas bagi ajang-ajang yang akan diselenggarakan ke depannya,” jelas Idris.

Baca Juga  Begitu Susah Payahnya MU Kalahkan Wolves pada Pekan ke-22. Skornya Tipis Banget

Khusus untuk Sulbar, Idris berharap Sulbar National Criterium Race 2023 akan menjadi ajang untuk menjaring atlet potensial. Utamanya atlet yang berusia remaja, yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.

“Kalau sepeda ini, untuk usia di atas SMA itu masuk ketegori lanjut usia. Kita harus mencari bibit mulai dari SMP, paling tua itu SMA kelas satu, paling tidak semangatnya itu dulu yang kita bangun,” harap Idris. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *