MAJENE, KARABAO.ID – Yayasan Batara Mitra Mandiri resmi menggelar syukuran dan launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Majene Pamboang 5 yang berlokasi di Jalan Poros Majene–Mamuju, Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Kamis 14/5/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Pamboang IPTU Ritno Yanto Djufri, Kepala Desa Bonde Utara, Koordinator SPPG Kecamatan Pamboang, tokoh masyarakat Desa Bonde dan Bonde Utara, serta para relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam sambutannya, Koordinator SPPG Kecamatan Pamboang, Muhammad Ainul AZ, menyampaikan bahwa proses berdirinya SPPG di Desa Bonde membutuhkan perjalanan yang cukup panjang. Mulai dari perekrutan relawan hingga pengurusan administrasi dan teknis lainnya dilakukan secara bertahap demi memastikan dapur pelayanan gizi tersebut dapat beroperasi dengan baik.
“Perjalanan pembentukan SPPG ini cukup panjang, mulai dari perekrutan relawan sampai pengurusan berbagai kebutuhan lainnya, sehingga hari ini bisa resmi di-launching,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Pamboang IPTU Ritno Yanto Djufri yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut berharap kehadiran dapur SPPG di Desa Bonde dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan warga.
Ia juga mengimbau agar setiap persoalan yang mungkin muncul di kemudian hari dapat dikomunikasikan dengan baik sebelum disebarluaskan ke media sosial.
“Mudah-mudahan dengan berdirinya dapur di Desa Bonde ini masyarakat sekitar juga bisa menikmati dampaknya. Kalau ada permasalahan terkait dapur, mungkin bisa dikomunikasikan terlebih dahulu,” katanya.
Menurutnya, penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial sering kali memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pengelola, relawan, masyarakat, maupun pihak terkait lainnya.
“Kadang belum jelas sudah di-share sehingga menimbulkan kegaduhan. Intinya komunikasi. Kita berharap dapur yang kelima di wilayah Pamboang ini bisa membawa dampak besar dan sesuai harapan pemerintah dalam mewujudkan generasi yang sehat dan bergizi,” tambahnya.
Di akhir acara, Kepala SPPG Pamboang Desa Bonde, Suflyawan Yusuf, meminta dukungan dan kerja sama dari pihak sekolah, masyarakat, serta seluruh relawan MBG agar program tersebut dapat berjalan maksimal.
Ia menegaskan pihaknya terbuka terhadap berbagai kritik maupun masukan demi peningkatan pelayanan ke depan.
“Kami siap menerima kritik dan masukan demi perbaikan pelayanan SPPG ke depan,” ungkapnya.
Suflyawan juga menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat program MBG di wilayah tersebut ditargetkan mencapai 1.850 orang. Pada tahap awal, pihaknya menyiapkan sebanyak 1.000 ompreng makanan, kemudian akan ditambah 500 ompreng setelah dua pekan operasional dan kembali bertambah 350 ompreng pada pekan berikutnya.
Dengan diresmikannya SPPG Pamboang 5 di Desa Bonde, diharapkan program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan pelajar, dapat berjalan optimal sekaligus membantu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan ketahanan pangan.













