RDP Pansus Penanganan Gempa Majene. Mahasiswa: Kalian Kerjanya Terlalu Lambat

Sementara itu, Kepala BKAD Majene Kasman Kabil mengatakan, bantuan ini langsung dari Pusat, sehingga di daerah hanya menunggu petunjuk teknis dari pusat. “Kami tidak bisa berbuat banyak mengingat di daerah sudah jelas juga anggaran dan peruntukannya 2023,” ujar Kasman, kepala BKAD kabupaten Majene.

Baca Juga  Papua Diguncang Gempa 6,2 Magnitudo

Ilhamsyah, Kepala BPBD Majene mengatakan, persoalan data yang belum selesai antara data rusak berat sedang dan ringan. “Saat ini kami masih terus koordinasi dengan Disdukcapil,” tutur Ilhamsyah.

Baca Juga  DPRD Provinsi Sulbar menggelar Kegiatan Panitia Kerja untuk Mengevaluasi LKPJ Gubernur Sulbar Tahun 2023

Sementara perwakilan mahasiswa, Irwan mengatakan, ini persoalan sudah cukup lama. “Kalian kerjanya terlalu lambat. Kasihan warga yang harus tinggal di tenda tenda, ini sudah 2 tahun lebih. Sakit kepala kalau begini terus,” ujarnya.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso, Warga Panik Keluar Rumah

Irwan menyebut, sudah ada kesepakatan di pertemuan minggu lalu bahwa hari ini sudah ada kesimpulan yang bisa kami bawa pulang. “Tapi kalau bagaimana mending bubar saja, jujur kami sangat kecewa,” ujar Irwan. (Ilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *