MAJENE  

Wakil Bupati Majene Tekankan Peran Strategis Koperasi Desa Dukung Program MBG

MAJENE, KARABAO.ID – Pemerintah Kabupaten Majene terus mematangkan dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengoptimalkan peran Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Koperasi diproyeksikan menjadi mitra strategis dalam penyediaan barang dan bahan kebutuhan program nasional tersebut sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Majene menggelar Rapat Pembahasan Keterlibatan Koperasi Desa Kelurahan Masyarakat Peduli (KDKMP) dalam Program MBG, yang dilaksanakan secara hybrid pada Selasa, 6 Januari 2026, di Ruang Pola Kantor Bupati Majene. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi Bupati Majene bernomor T.000.5/12/I/2026 tertanggal 5 Januari 2026.

Baca Juga  Diskominfo Majene Laksanakan Kerja Bakti Serentak

Rapat tersebut membahas evaluasi progres pelaksanaan Program MBG di Majene, sekaligus menelaah kesiapan dan perkembangan koperasi desa/kelurahan dalam mendukung program tersebut.

Sejumlah tantangan mengemuka dalam forum, mulai dari kesiapan kelembagaan koperasi, kapasitas manajerial, hingga pemahaman terhadap regulasi kemitraan dengan yayasan pelaksana MBG.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene menegaskan pentingnya peran Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai penopang utama keberlanjutan Program MBG.

“Program MBG ini bukan semata soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagaimana kita menggerakkan ekonomi lokal. Koperasi desa dan kelurahan harus didorong menjadi penyedia utama bahan kebutuhan program, tentu dengan tata kelola yang baik dan sesuai regulasi,” tegas Wakil Bupati.

Baca Juga  Kisruh SPPG Desa Bonde Memanas, Yayasan Tegaskan Rekrutmen Relawan Sesuai Regulasi

Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, yayasan pelaksana MBG, dan koperasi menjadi kunci keberhasilan program. Kesamaan pemahaman terhadap aturan dan mekanisme kerja dinilai penting agar pelaksanaan di lapangan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.

“Kita ingin koperasi benar-benar siap, baik secara kelembagaan maupun manajemen. Pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan agar koperasi dapat berperan maksimal dan tidak keluar dari ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Para peserta rapat sepakat bahwa koperasi desa dan kelurahan memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara produsen lokal dengan pelaksana Program MBG.

Baca Juga  Rapat Koordinasi PAD 2026, Kadis Dikpora A. Asraf Pimpin Pembahasan Retribusi dan Pajak Daerah

Oleh karena itu, penguatan regulasi, pendampingan berkelanjutan, serta penyeragaman pemahaman dinilai perlu agar keterlibatan koperasi dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.

Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Majene menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus memastikan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih mampu berperan aktif sebagai mitra yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Diharapkan, penguatan peran koperasi tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi desa secara nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *