Tenaga Medis PPPK di Puskesmas Sendana I Diduga Diancam, Penolakan terhadap Kapus Berujung Intimidasi

MAJENE, KARABAO.ID – Polemik internal di Puskesmas Sendana I, Kabupaten Majene, kembali mencuat. Sejumlah tenaga medis berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diduga mendapat intimidasi dan ancaman pemutusan kontrak setelah muncul gerakan penandatanganan pernyataan tidak percaya terhadap kepemimpinan Kepala Puskesmas Sendana I berinisial ER.

Baca Juga  Perpanjangan Registrasi Ulang SNBP 2026 di Universitas Sulawesi Barat Hingga 20 April

Informasi yang dihimpun menyebutkan, intimidasi itu diduga dilakukan oleh empat orang yang disebut-sebut merupakan pihak yang mendukung kepala puskesmas. Keempatnya masing-masing berinisial IN, NK, SK, dan AT

Baca Juga  Ceramah Terakhir di Masjid Camba Utara, Ustadz Suardi Atjo Singgung Hubungan Zakat Fitrah dan Shalat

Mereka disebut bergerak usai mengikuti rapat internal dan kemudian mendatangi sejumlah tenaga medis yang sedang menjalankan piket di puskesmas. Sementara tenaga medis yang tidak bertugas saat itu dikabarkan dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca Juga  IOF Pengcab Majene Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Galung Tuluk Balanipa

Para tenaga medis PPPK diduga diminta untuk tidak terlibat dalam penandatanganan surat pernyataan sikap yang berisi ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Kepala Puskesmas Sendana I.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *