Dikonfirmasi Soal Dugaan Kecurangan di Disdik Majene. Mitthar: Tunggu, Saya di Rujab

Untuk SMP terdapat 5 sekolah yang menerima secara tunai sebesar 10 juta per sekolah, serta 12 SMP lainnya menerima bantuan barang senilai Rp.88 juta per sekolah.

Sebanyak 17 SD menerima dana yang ditransfer melalui rekening masing-masing sekolah sebesar Rp 17 juta per sekolah, kemudian terdapat 8 SD menerima Rp 50 juta per sekolah, serta 15 SD lainnya menerima Rp 30 juta per sekolah.

Baca Juga  Rp134 Juta dari APBD Majene Digelontorkan untuk Perbaikan Ruang Belajar SMPN 8 Satap Sendana

“Bantuan jenis tunai memang langsung ditransfer ke rekening sekolah masing-masing, namun oknum di Dinas Pendidikan Majene meneror sekolah sehingga pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Baca Juga  Japkepda "Cium" Aroma Ancaman Mutasi Kepsek yang Berani Ungkap Dugaan Kecurangan di Disdik Majene

Juniardi menyebut, sejumlah sekolah mengeluhkan aksi pengelolaan anggaran yang dilakukan oknum Dinas Pendidikan Majene, sebab uang yang masuk ke rekening sekolah merupakan hak sekolah dan mestinya dikelola sendiri pihak sekolah.

Baca Juga  Dana Hibah Pilkada Majene, Puluhan Mahasiswa Bakar Ban di Depan Kejari Majene

Sekolah harusnya diberikan kebebasan untuk membelanjakan uang tersebut sesuai dengan kebutuhan prioritas.

Namun dana tersebut justeru ditarik dan dikumpulkan oleh oknum Dinas Pendidikan dengan alasan mereka yang  belanja kebutuhan barang sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *