Sejumlah pihak menilai, langkah para dokter dan tenaga kesehatan mengadu langsung ke pimpinan daerah menjadi sinyal adanya persoalan serius yang perlu segera ditangani.
Tak hanya itu, dugaan kasus lama yang menyeret nama ER juga kembali mencuat. Salah satunya terkait dugaan pelecehan terhadap seorang mahasiswi STIKES Bina Bangsa Majene yang disebut hingga kini belum memperoleh kejelasan penyelesaian.
Salah seorang pihak keluarga yang mengaku mengetahui dugaan kasus tersebut dan enggan disebutkan identitasnya mengatakan, pemerintah daerah seharusnya mengambil langkah tegas demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
“Pemerintah harus mempertimbangkan posisi Kepala Puskesmas Sendana I. Kalau tetap dipertahankan, tentu masyarakat dan jajaran tenaga kesehatan bisa merasa kecewa,” ujarnya.













