Ia juga menilai, kedatangan dokter dan tenaga medis ke rumah jabatan bupati menjadi indikasi bahwa kondisi internal di Puskesmas Sendana I sedang tidak baik-baik saja.
“Hadirnya para dokter dan tenaga medis dengan membawa keluhan menunjukkan ada persoalan yang serius di internal puskesmas,” tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah evaluasi demi menjaga stabilitas pelayanan kesehatan. Pasalnya, kondisi kerja yang dinilai tidak kondusif dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Puskesmas Sendana I maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Majene belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai dugaan yang berkembang tersebut.













